Saturday, 9 September 2017

Pisang Cavendish Sunpride Teman Setiaku Agar Aku Selalu Sehat Beraktivitas Setiap Saat

Tak terbayangkan sebelumnya, aku si anak manja yang apa-apa tinggal ready, tetiba merantau nun jauh di ujung Indonesia. Bertolak dari Jogja kota yang serba ada menuju kota Tanjungpinang yang mana aku apa-apa harus handle sendiri. Namun kuberuntung dikaruniai seorang suami yang mau berbagi dalam setiap kerempongan aktivitas sehari-hari. Bayangkan saja, di rantau aku punya dua orang anak, satu baru kelas dua SD dan satunya berusia satu tahunan. Rempong sekali terutama kalau pagi. Tanpa seorang asisten rumah tangga, untungnya semua selalu dalam dekapan kasih sayang dan pertolongan-Nya. Ada saja kemudahan yang kutemui sehari-hari.
Kerempongan seorang ibu siapa pun sudah tahu. Ibu pasti sering menomorduakan dirinya. Yang utama suami dan anak-anaknya tidak terlantar. Meski menjadi nomor dua, sebagai ibu aku tidak pernah mengabaikan nutrisi untuk tubuhku. Ya, aku harus sehat agar anak-anak dan suamiku terjaga dan terawat. Untungnya aku penyuka pisang. Tapi kalau disuruh memilih, pastinya aku memilih pisang pasti Sunpride. Pisang Cavendish Sunpride maksudnya. 
Duh mulusnya kulit pisang Cavendish Sunpride, serasa kulit pisang impor. Padahal pisang Cavendish Sunpride ini bukan buah impor lho, ini benar-benar produk Indonesia...
Aku bersyukur hidup di negara tropis seperti Indonesia yang kaya akan komoditas buah-buahan yang sarat manfaat. Salah satu komoditas buah tropis yang sangat popular di dunia adalah pisang Cavendish. Lagi-lagi aku bersyukur kalau buah pisang kesukaanku ini banyak dikembangkan dengan metode kultur jaringan sehingga ia terbebas dari penyakit seperti layu moko akibat Pseudomonas solanacearum dan layu panama akibat Fusarium oxysporum cubense. Duh serem yah nama penyakit yang mengintainya:(



Biakan kultur jaringan dari pisang Cavendish Sunpride ini ditanam di kebun yang terhampar luas di Lampung. Di bawah kepemilikan Group Gunung Sewu, perawatan maksimal yang dimulai dari proses pembibitan, tumbuh kembang, proses panen hingga proses pengemasan telah dilakukan. Hasilnya, lihatlah di kota manapun, pasti pisang Cavendish Sunpride tampil di etalase buah dengan tampilan kinclong kuning cerah dan mulus kulitnya. Kalau masih agak hijau, harus ditunggu dulu sampai kuning, baru deh bisa dimakan dengan rasa maksimal. Rasanya? Jangan tanya, tapi rasakan sensasi manisnya. Makanya aku suka dan aku bersyukur lagi pisang Cavendish Sunpride ini bisa kujadikan teman setia dalam aktivitas harianku yang padat merayap. Sok padat ga yah? Ah aku aja kali yang beranggapan padat, padahal hanya ibu dengan dua anak, bekerja fulltime di kantor plus tanpa asisten rumah tangga. Mungkin pembaca ada yang lebih padat, saran aku makanlah pisang Cavendish Sunpride:) Kenapa? Simak paragraf demi paragrafku yang mengupas beberapa manfaat pisang.


Di balik kuning mulusnya pisang Cavendish Sunpride, terkandung beberapa manfaat yang bisa kuandalkan. Yang pertama pisang Cavendish Sunpride mengandung vitamin C yang merupakan senyawa antioksidan. Senyawa antioksidan inilah yang berperan penting di dalam melawan radikal bebas yang akan masuk ke tubuh. Yang kedua, pisang kaya akan vitamin B6 yang membantu memproduksi sel baik untuk tubuh. Dengan kata lain dengan mengkonsumsi pisang, maka menyebabkan produksi sel metabolisme tubuh semakin meningkat sehingga potensi untuk terserang penyakit akan berkurang. Yang ketiga, pisang banyak mengandung serat sehingga membantu melancarkan pencernaan.Yang keempat, pisang membantu program diet karena dengan memakan pisang maka sensasi rasa kenyang akan selalu ada. Yang kelima, pisang juga meningkatkan kekebalan tubuh. Yang keenam, pisang banyak mengandung kalium yang membantu mengatur tekanan darah. Artinya resiko stroke atau pun gejala penyakit jantung dapat ditekan dengan rajin makan pisang. Yang ketujuh, pisang dapat memperbaiki kualitas tidur dan meningkatkan mood. Hal ini karena pisang memasok sekitar 27 miligram potasium ke dalam tubuh.  Nah, banyak bukan manfaat pisang? Lihatlah pic di bawah ini, niscaya kamu akan lari ke toko buah, lalu membeli pisang Cavendish Sunpride, dan lalu HAP! Manis euy:)
Biar makin rajin makan pisang, berikut fakta nutrisi dari pisang:

Banana fruit (Musa acuminata colla),
Nutritive Value per 100 g
(Source: USDA National Nutrient data base)
Principle Nutrient Value Percentage of RDA
Energy 90 Kcal 4.5%
Carbohydrates 22.84 g 18%
Protein 1.09g 2%
Total Fat 0.33 g 1%
Cholesterol 0 mg 0%
Dietary Fiber 2.60 g 7%
Vitamins

Folates 20 µg 5%
Niacin 0.665 mg 4%
Pantothenic acid 0.334 mg 7%
Pyridoxine 0.367 mg 28%
Riboflavin 0.073 mg 5%
Thiamin 0.031 mg 2%
Vitamin A 64 IU 2%
Vitamin C 8.7 mg 15%
Vitamin E 0.10 mg 1%
Vitamin K 0.5 µg 1%
Electrolytes

Sodium 1 mg 0%
Potassium 358 mg 8%
Minerals

Calcium 5 mg 0.5%
Copper 0.078 mg 8%
Iron 0.26 mg 2%
Magnesium 27 mg 7%
Manganese 0.270 mg 13%
Phosphorus 22 mg 3%
Selenium 1.0 µg 2%
Zinc 0.15 mg 1%
Phyto-nutrients

Carotene-a 25 µg
Carotene-ß 26 µg
Lutein-zeaxanthin 22 µg



Nah pisang Cavendish Sunpride sendiri ada beberapa jenis yang bakal kamu temui di etalase buah. Ada pisang cluster, finger dan single. Pisang Cavendish cluster terdiri dari 3-8 fingers. Kalau pisang cavendish finger terdiri dari 1-2 fingers. Dan pisang Cavendish single hanya terdiri dari satu finger yang dikemas dalam plastik khusus yang berlubang agar bisa menjaga suhu buah dan tidak menyebabkan jamur. 



Selamat makan pisang ya! Hemat waktu makannya tapi awet kenyang dan tidak melupakan nutrisi. Kalau aku sih, iya.