Saturday, 1 February 2014

Strategi Keuangan Keluarga


Keuangan, meski bukan segalanya, merupakan hal yang tidak boleh dipandang sebelah mata dalam bangunan bernama keluarga. Keuangan keluarga yang sehat adalah dambaan setiap keluarga. Dalam menciptakan keuangan keluarga yang sehat, tidak bisa dipungkiri perlunya kepiawaian Mommy sebagai manager keuangan keluarga dan kerjasama seluruh anggota keluarga.
            Sebuah keluarga tentu saja tidak terelakkan dari berbagai macam kebutuhan. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, suami bekerja mencari nafkah dan bahkan pada beberapa keluarga, Mommy juga bekerja untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga. Meskipun jumlah pendapatan untuk memenuhi kebutuhan keluarga dapat dikatakan “cukup” untuk saat ini, strategi handal untuk pengaturan keuangan keluarga mutlak diperlukan untuk “safety” keuangan keluarga ke depannya. Beberapa strategi yang bisa Mommy lakukan adalah sebagai berikut :
§  Identifikasi Dan Lakukan Pencatatan Sumber-sumber Pendapatan Keluarga
Untuk mengukur seberapa besar pendapatan yang dimiliki keluarga, Mommy perlu mengidentifikasi dan mencatat sumber-sumber pendapatan keluarga, baik pendapatan yang bersifat tetap maupun tidak. Dari sini, Mommy akan memperoleh gambaran berapa kekuatan pendapatan keluarga.
§  Lakukan Pencatatan Setiap Pengeluaran Yang Terjadi
Luangkan sedikit waktu Mommy untuk mencatat setiap pengeluaran keluarga yang terjadi. Untuk menghindari pencatatan yang bertumpuk, sebaiknya setiap hari Mommy luangkan waktu beberapa menit untuk mencatat pengeluaran tersebut.
§  Buat Perbandingan Antara Catatan Pendapatan Dan Catatan Pengeluaran
Perbandingan catatan pendapatan dan catatan pengeluaran ini berfungsi untuk mengetahui terjadinya plus atau minus dalam keuangan keluarga.
§  Review Atas Hasil Perbandingan Catatan Pendapatan Dan Catatan Pengeluaran
Dari hasil perbandingan di atas, akan tampak kondisi keuangan keluarga Mommy apakah plus ataukah minus. Apabila minus, ini berarti pengeluaran yang dilakukan melebihi pendapatan yang ada. Tentu saja hal ini sangat perlu dilakukan review agar bulan depan, keuangan keluarga Mommy tidak mengalami minus lagi. Namun apabila kondisi keuangan keluarga Mommy plus, Mommy tentu bisa sedikit bernafas lega. Akan tetapi, review juga masih diperlukan untuk menaikkan angka plus tersebut.
§  Lakukan Pemangkasan Pos-pos Pengeluaran Yang Tidak Perlu
Setelah Mommy melakukan review, Mommy pasti akan menemukan pos-pos pengeluaran yang sebenarnya tidak perlu ataupun belum perlu untuk saat ini. Pos-pos pengeluaran yang tidak perlu ataupun belum perlu tersebut, sebaiknya tidak Mommy lakukan bulan depan. Penghematan bisa Mommy peroleh dengan meniadakan pengeluaran konsumtif, pengeluaran yang tidak perlu ataupun pengeluaran yang bisa ditunda pemenuhannya.
§  Lakukan investasi segera
Nilai plus keuangan keluarga Mommy dapat Mommy kumpulkan pada rekening saving Mommy. Dari rekening saving Mommy, akan tampak berapa kekuatan Mommy untuk berinvestasi. Investasi di sini bukanlah investasi yang memerlukan dana yang besar seperti membeli property. Mommy bisa mulai segera berinvestasi dengan investasi yang terjangkau, misalnya Mommy membeli emas batangan atau memulai suatu usaha yang sesuai keuangan Mommy. Kelak, ketika investasi Mommy sudah terkumpul banyak, Mommy bisa mengalihkannya pada investasi yang lebih besar, seperti membeli property misalnya.

Langkah-langkah strategi keuangan keluarga di atas dapat Mommy lakukan mulai saat ini. Ayo, Mom, jangan tunda lagi! Suatu saat, Mommy dan keluargalah yang akan merasakan hasil strategi keuangan saat ini.

2 comments:

  1. Nyatat pengeluaran nih saya suka selip ada yang nggak dicatat. Mumpung awal bulan harus ditelatenkan lagi :D

    ReplyDelete