Monday, 24 March 2014

Jangan Tunggu Besar!


         Hari ini adalah hari yang lumayan padat bagi saya. Setelah pulang kantor saya meluncur mengantar pesanan tiket pesawat ke seorang pelanggan. Usai itu, saya mengikuti sebuah acara sosial bersama teman-teman saya. Kemudian rampung acara, saya langsung meluncur ke sebuah rumah sakit di kota ini untuk menjenguk seorang teman yang sedang menjalani perawatan.
            Di rumah sakit, saya sempat mengobrol dengan salah satu pasien Beliau bercerita bahwa di dalam tubuhnya ada tumor yang sudah membesar. Beberapa tahun yang lalu beliau secara rutin melakukan pemeriksaan atas tumor yang diindikasikan bersarang di tubuhnya. Usg pun telah dilakukan dan hasilnya tumor tersebut hanya berukuran kecil. Selang berganti bulan dari awal pemeriksaan tersebut, secara rutin beliau pun melakukan pemeriksaan secara kontinyu. Namun, hasilnya tetap sama, tumor tersebut berukuran kecil.
            Waktu terus berlalu, pemeriksaan berulang tak lagi beliau lakukan karena yakin bahwa tumornya hanya berukuran kecil. Beliau pun mulai melupakan tumor yang bersarang di tubuhnya. Hingga akhirnya beberapa hari yang lalu beliau mengeluhkan perutnya terasa sesak dan mual. Beliau pun lantas melakukan medical check up. Hasil usg terbaru sungguh di luar dugaan, tumor yang dulu kecil kini telah membesar. Dokter menyarankan agar beliau segera dioperasi untuk mengantisipasi bahaya lanjutan. Mau tidak mau akhirnya beliau masuk rumah sakit untuk melakukan operasi tumor yang kini telah membesar.
            Saat operasi telah ditentukan. Tidak ada tawar-menawar lagi untuk melakukan penundaan. Lewat cerita beliau, tersirat menyesalan mengapa beliau mengabaikan penanganan ketika tumor tersebut masih berukuran kecil. Tentulah, ketika tumor tersebut masih kecil, penanganan yang dilakukan tidak sekompleks sekarang. Waktu, tenaga dan biaya yang dibutuhkan tidak sebesar sekarang. Dulu, mungkin hanya membutuhkan beberapa butir obat untuk mengatasi tumor tersebut. Dulu, mungkin hanya butuh beberapa menit untuk konsultasi ke dokter.
            Dari cerita di atas, ada poin besar yang dapat saya petik. Saya tidak boleh melewatkan medical check up. Hal ini penting untuk mengantisipasi berbagai penyakit yang mengancam jiwa. Sebelum sebuah penyakit berkembang menjadi besar, ada baiknya segera dilakukan penanganan.

No comments:

Post a Comment