Friday, 7 March 2014

Si Kutu Loncat


Dari judulnya, tulisan ini tentu akan membahas tentang locatan-loncatan? Ya, betul! Tapi lebih spesifik lagi, si kucu loncat yang meloncat dari satu pekerjaan ke pekerjaan lainnya. Adakah yang seperti itu? Ada lho.. contohnya saya sendiri:D Meski lingkup bidang pekerjaannya tetap di bidang akuntansi atau keuangan, tetapi tetap saja suka meloncat dari satu perusahaan ke perusahaan lainnya. Tapi saya tidak terlalu sering juga meloncatnya. Artinya, minimal satu tahun bekerja di sebuah perusahaan, barulah meloncat! Tapi itu dulu, sekarang setelah mempunyai anak, sudah memutuskan “menetap” saja. Daripada energi habis untuk adaptasi, mending buat anak dan suami. 

Apa sih yang membuat seseorang menjadi kutu loncat? Yuk, simak rangkuman kesimpulan saya dan orang-orang yang pernah saya “wawancarai” tentang alasan jadi kutu loncat:
1.    Gaji Lebih Besar
Seseorang pindah ke perusahaan lain karena di perusahaan baru ia ditawari gaji yang lebih besar. Kebutuhan hidup semakin hari semakin banyak, tentu saja jika ada tawaran bekerja dengan gaji yang lebih menarik akan menjadi prioritas.
2.    Lingkungan Kerja
Lingkungan kerja tidak kondusif, manajemen yang berubah, banyak tekanan baik dari teman maupun atasan adalah faktor penyebab seseorang berpindah perusahaan.
3.    Mutasi
Seseorang yang tidak bersedia dimutasi biasanya memilih untuk resign daripada bertahan di perusahaan.
4.    Tantangan
Berpindah dari satu perusahaan ke perusahaan lainnya melahirkan tantangan tersendiri. Proses adaptasi seringkali merupakan proses pembelajaran yang sayang untuk dilupakan. Belum lagi, pilihan pekerjaan baru yang lebih menantang juga merupakan alasan seseorang untuk berpindah pekerjaan. Beberapa orang mempunyai sifat pembosan. Orang-orang seperti ini tidak akan betah jika harus mengerjakan pekerjaan yang itu-itu saja tanpa perubahan yang berarti.
5.    Lokasi
Adakalanya seseorang berpindah kerja karena menginginkan lokasi pekerjaan yang lebih dekat dengan tempat tinggalnya. Bisa jadi jauh/dekatnya tempat kerja karena pengaruh pindah rumah, suami dimutasi ke luar kota, dll sehingga seseorang tersebut memerlukan penyesuaian lokasi kerja.
Nah, kalau Anda, apa alasan berpindah kerja?:)

No comments:

Post a Comment