Saturday, 10 May 2014

Rezekiku, Rezekimu

Secara tidak sengaja, saya pernah mendengar dialog teman-teman saya: "Wah, enaknya hidup teman kita itu. Suami ganteng dan baik, hidup berkecukupan lagi." kata teman saya.
"Ya wajarlah, dia kan cantik! Tapi kasihan ya belum punya anak sampai sekarang. Padahal sudah 10 tahun dia menikah" seorang teman yang lain turut menimpali.
"Ah sudah-sudah. Yang namanya rezeki kan memang sudah ada porsinya masing-masing. Nggak bakal tertukar. Rezekimu ya punyamu. Dan rezekiku ya punyaku." kata teman yang lain lagi.
Bicara soal rezeki, kebanyakan pembicaraan akan mengarah pada uang.

Gambar dari sini
Tapi, tunggu dulu, kalau saya tidak. Bagi saya, rezeki itu terlalu sempit untuk didefinisikan pada uang. Ada kesehatan, anak, waktu luang, cinta adalah bentuk-bentuk rezeki yang sering dilupakan orang. Di luar itu, tentu masih banyak bentuk-bentuk definisi rezeki.

Gambar dari sini
Rezeki akan hadir pada masing-masing orang sesuai porsinya. Ada orang kaya raya, rupawan, punya anak, tapi orang itu sering sakit. Ada juga orang yang sederhana, sehat selalu, punya anak,tapi orang itu wajahnya biasa saja. Jadi, kalau dikalkulasi rasanya setiap orang sudah memiki jatah rezeki yang pas. Tidak ada gunanya membandingkan antara rezekiku dengan rezekimu atau dengan rezeki yang lain. Tidak akan ada pernah ketemu.
Ironinya, jamak dari orang sering merasa kekurangan rezeki. Padahal kalau dilihat dari kacamata orang lain, orang tersebut sudah kecukupan. Nah, apa dong yang membuat kurang? Yang mebuat kurang hanya karena ia tidak mempunyai satu kata, SYUKUR. Syukur akan apa-apa yang ada pada diri akan membawa kita pada kenikmatan hidup. Tetapi, syukur bukan berarti berdiam diri. Hendaknya syukur diisi dengan semakin melangkah lagi untuk mengupayakan rezeki yang bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain. Endingnya pasti bahagia dengan hari-hari indah penuh cinta sesama manusia.
Gambar dari sini

4 comments:

  1. iya mak.. betul.. bersyukur, insha allah ditambahkan :)

    ReplyDelete
  2. Sip Mak. Artikelnya oke punya :)

    Rezeki memang tak melulu soal uang.
    Bisa ngeblog dengan lancar juga rezeki kan yaaa :D

    terima kasih sudah ikut berpartisipasi yaaa

    ReplyDelete
  3. iyes, mak. ngeblog lancar itu juga rezeki:D

    ReplyDelete