Saturday, 24 February 2018

Pilih Daycare atau Pengasuh Anak?

Bagi ibu muda yang masih produktif, terkadang berada pada pilihan yang sulit yaitu harus meninggalkan anak yang belum mandiri pada jam kerja. Walau masih punya orang tua, alangkah baiknya jangan membebani beliau-beliau yang sudah berjasa membesarkan saya dan anda sebagai anak-anaknya. Nah, pilihan yang ada akhirnya anak harus dititipkan ke daycare ataupun menyewa seorang pengasuh anak. Bagus yang mana? Kondisional kalau menurut saya sih. Punya dua anak, saya pernah memakai baik jasa pengasuh anak maupun daycare.  Baiklah, akan saya bahas satu persatu berdasarkan pengalaman saya dan juga berdasarkan riset kecil-kecilan ala saya.
Daycare
Bila menitipkan anak di sebuah daycare, berarti harus siap berbagi. Iya, berbagi pengasuh anak di daycare. Satu pengasuh anak, biasanya harus memegang beberapa anak. Tidak banyak kok, masih dalam batas wajar sehingga anak tidak terbengkelai. Tetapi justru ini salah satu keuntungannya. Anak jadi lebih bisa bersosialisasi. Eitts tunggu dulu! Jangan senang dulu. Selain anak jago bersosialisasi sejak dini, anak juga akan mudah tertular penyakit jika ada salah satu anak yang sakit tapi tetap dititip. Contohnya, bila ada satu anak sakit batuk, lambat laun nanti satu daycare bisa jadi menyusul batuk semua. Tapi tidak perlu terlalu takut hal tersebut terjadi. Sebab, bila sistem imunitas anak bagus, tentu ia tidak mudah tertular penyakit. Atau bisa juga meminta pada manajemen daycare, agar ada ruang khusus bagi anak-anak yang baru sakit. Atau meminta anak yang sakit agar tinggal di rumah saja. Tetapi, saya rasa opsi terakhir ini cukup sulit jika sakitnya tidak parah. Anak batuk pilek yang tidak parah, biasanya anak tersebut tetap dititipkan ke daycare karena orang tuanya yang harus bekerja. Otomatis, batuk pilek yang tidak parah tadi tentu berpotensi menular ke anak yang lain.
Daycare biasanya sudah mempunyai pola pengasuhan yang terprogram sehingga menunjang stimulasi seorang anak. Nah ini juga termasuk keuntungan. Anak akan berada di lingkungan yang sehat secara jasmani dan rohani untuk tumbuh dan berkembang. Hanya saja, saya dan anda sebagai orang tua tetap harus memantau tumbuh kembang anak, melalui buku penghubung misalnya.
Kelebihan daycare lainnya, ialah anak bisa dititipkan setiap hari tanpa masalah. Jika salah satu pengasuh daycare tidak datang ke daycare, biasanya pihak manajemen daycare sudah mengantisipasinya dengan menghadirkan pengasuh pengganti yang sudah terlatih. 
Dari tadi bahas kelebihan daycare, terus apa dong kekurangannya? eh, sudah dink, di atas ada dibahas juga tentang kekurangan daycare. Ada lagi, di daycare, kita hanya bisa menitipkan anak sesuai jam kerja daycare. Mati gaya bagi orang tua yang harus dinas luar kota beberapa hari, karena daycare tidak ada yang buka beberapa hari non stop siang dan malam. Juga, anak harus diantar dan dijemput setiap hari oleh orang tua masing-masing, terutama anak yang masih balita. 
Seabreg plus minus menitipkan anak di daycare yang sudah dibahas di atas, kita juga harus memikirkan soal biayanya. Disamping biaya pendaftaran, di daycare masih dibebankan beberapa biaya lainnya seperti biaya pengasuhan bulanan, biaya catering, biaya pengembangan anak, dan lain-lain sesuai kebijakan daycare.
Pengasuh Anak
Jika menggunakan seorang pengasuh anak, hal paling mendasar yang harus diperhatikan ialah memperoleh pengasuh anak yang jujur, amanah, dan terlatih. Kalau sudah memperoleh tiga kriteria tersebut, kalau menurut saya sih berarti kita sudah mempunyai partner yang bisa diandalkan. Kalau sudah bisa diandalkan, tentunya kita akan menjaganya sedemikian rupa agar ia kerasan ikut membersamai anak kita. 
Fleksibilitas pengasuhan akan diperoleh jika menggunakan jasa pengasuh anak. Bila harus bertugas ke luar kota beberapa hari pun tidak masalah karena anak sudah berada bersama orang yang amanah, jujur dan terlatih. Sayangnya ketika seorang pengasuh yang baik sudah bersama kita, seringkali kita tergantung padanya. Bisa saja ia meminta naik gaji tanpa kira-kira. Atau bila suatu saat ia sakit, kita harus siap cuti untuk mengasuh anak kita sendiri karena pengasuh tidak datang karena sakit tadi.
Jika menggunakan pengasuh, berarti kita juga harus siap menyusun program pengasuhan yang sesuai dengan stimulasi yang dibutuhkan anak. Tidak hanya itu, semua fasilitas yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang anak juga harus kita sediakan.
***

Nah, sekarang silakan memilih apakah mau pilih daycare atau pengasuh anak?





No comments:

Post a Comment